WELCOME TO MY BLOG! LOVE PARADISE
About Me Comments Pictures

Sunday, April 20, 2014

Brondong Lover?

Berbicara tentang rasa, kamu mungkin tidak pernah memungkirinya. Berbicara tentang usia, kamu mungkin tidak pernah menyangka. Satu hal yang harus kamu ketahui dengan pasti tentang rasa dan usia. Setiap rasa tidak pernah menyalahkan usia, dan setiap usia...tidak pernah menyangka akan mempunyai rasa. Jika kamu memang bukan pengecut. Katakan yang sebenarnya tentang rasa dan jangan pernah mundur hanya karena usia. Saling berhubungan memang, namun justru yang saling berhubungan itulah yang mampu menghancurkan.
Kamu pernah dengar istilah...umm.. Brondong lover?

Yah aku rasa kamu pernah mendengarnya..Apa pendapat kamu tentang itu? awalnya aku merasa itu tindakan kekanak kanakan yang tidak memikirkan segalanya dengan logika. Bagaimana mungkin seorang wanita menyukai lelaki yang lebih muda darinya? Aku tidak pernah setuju dengan istilah ini. Entah mengapa..? -_- namun ternyata dugaanku salah, yang namanya rasa tidak pernah menggunakan logika didalamnya, bahkan sekalipun rasa itu sudah terjatuh. Saat dia terjatuh pun dia masih menggunakan perasaan, dan logika? Dia tidak pernah kenal dengan logika disaat dia menggunakan rasa-nya. Jika kamu (cewek) menyukai seseorang lelaki yang lebih mudah dari kamu, jangan pernah kamu menyangkalnya.....karena ‘’usia’’ bukanlah penghalang bagimu untuk mengungkapkan sebuah rasa yang ada. Aku tau kamu gengsi untuk ngungkapinnya,aku tau kamu malu untuk memulainya, aku juga tau kamu sebenarnya menginginkannya lebih dari itu.

Are you Brondong Lover?

Well......I Think I’m

1 hal yang wanita tidak pernah berfikir tentang seorang pria. Kedewasaan. Sampai kamu mengira pria yang usianya lebih tua dari kamu tingkat kedewasaannya sudah di titik puncak. Tapi terkadang kamu salah. Kamu tertipu hanya karena usia. Bahkan mungkin pria yang sudah berumur, masih menyimpan rasa kekanakannya. Yang lebih membuat kamu tidak menyangka lagi, kamu tertipu pula dengan usia pria yang lebih muda dari kamu, bahkan dia mampu membawamu ke area yang membuatmu lebih hidup.  Jadi kamu kamu yang pecinta brondong (brondong lover) jangan berkecil hati dengan keadaan disekitarmu, karena tidak semua yang mereka lihat dapat mereka rasakan. Tapi semua yang kamu rasakan indahnya lebih indah dari segalanya.

Jadi kamu jangan menilai seseorang dari usia, karena sebuah usia belum tentu menentukan seberapa tigkat kedewasaan-nya.
Jika kamu memiliki perasaan.

Ketika kamu mulai menyukai seseorang, hal yang pertama yang kamu harus lakukan bukanlah berbahagia. Namun kamu harus memilih antara dua hal... bertahan atau lupakan. Karena tidak semua perasaan yang dimiliki dapat terbalas, banyak yang menunggu namun tidak juga mendapat titik tempuh nya, justru malah mendapat titik jenuh.

Memiliki perasaan terhadap seseorang itu bagus, itu tandanya kamu normal kan? Hehe. Yang menyakiti itu bukanlah DIA yang tidak membalas perasaanmu, tapi dirimu sendiri yang menyakiti hatimu lebih dalam, karena apa? Karena kamu sendiri yang telah memilih untuk terus bertahan.

Banyak yang bilang kalau move on itu susah, dan kamu menyalahkan orang lain itu yang kunjung tak pernah pergi dari hidupmu, sebenarnya pernyataan itu salah menurutku, karena yang mencoba bertahan dengan perasaan sendiri itu siapa? Coba renungkan. Disisi ini kamu juga harus memilih antara tetap bertahan atau maju. Tetap bertahan dengan perasaan yang semakin rapuh akan menyakiti dirimu sendiri, maju dengan kenangan yang masih tersisa juga akan menyakiti dirimu sendiri. Kamu hanya butuh waktu untuk....melupakan,melepaskan,dan membuka hati kembali jika tidak ingin tersakiti oleh dirimu sendiri.


Sekarang sudah jelas..... semua jalan hidup kita itu butuh pilihan, life is choice.... pilihlah yang menurut kamu pantas untuk kamu dapatkan, lepaskan apa yang tak pantas untuk kamu perjuangkan, kejarlah apa atau siapa yang sudah menunggumu dalam diam.


Satu titik.

Hei. Pernah gak kamu atau dia bermimpi untuk menuju hal yang sama? Pernah gak kamu dan dia mempunyai 1 pemahaman yang sama? Jika pernah, apa kamu dapat merasakan hal yang sama juga? Aku disini yakin kalo kamu dan dia tidak tau jawabannya. J

Aku pernah bermimpi ingin menjadikan sesuatu yang kamu inginkan itu tercapai. Karena impian aku selama ini adalah....kamu. kamu yang selalu aku impikan disetiap desah nafasku. Duh kita melenceng terlalu jauh nih sepertinya, maaf. Aku hanya lepas kontrol saja, karena selama ini aku bingung apa yang sebenarnya aku impikan. Aku selalu menanti ketidakpastian ini dalam kegelapan. Sampai akhirnya aku bertemu kamu. Entah mengapa dan bagaimana, aku merasakan kamu itu separuh nafas yang setiap hari aku hembus, setiap hari aku nanti, setiap hari penantian yang terjaga. Tidakkah salah? Bila sebuah penantian berakhir dengan penantian juga? Jika kamu merasakannya aku yakin itu begitu indah. Karena hanya dirimu saja yang mampu merasakan penantian dirimu.


Kamu terlalu jauh masuk dalam penantian ini, aku sendiri tidak tau bagaimana cara menghentikannya. Aku memilih tetap diam. Diam dalam satu nafas, meskipun aku sendiri tau, apa dan bagaimana dampak ini akan berlabuh. Dan pastinya akan menyakiti penantian yang selama ini aku nanti. Suatu saat kamu pasti sadar...betapa indahnya penantian yang kujaga hanya untuk sebuah dilema, dan aku? Aku tak pernah berfikir dan tak ingin memikirkan penantian itu berakhir. Entah sampai kapan aku bertahan...